Seorang Bocah Temukan Sang Ibu Tewas Gantung Diri

  • Whatsapp

BANYUASIN, BERANDA INFORMASI – AD yang baru duduk di kelas 2 Sekolah Dasar (SD) ini harus menerima kenyataan pahit berpisah dengan ibunda tercinta selama-lamanya. Sang ibu, EM [30], asal Sukamoro Kecamatan Talang Kelapa Kabupaten Banyuasin Sumatera Selatan (Sumsel) ini, ditemukan tewas gantung diri di ruang keluarga rumahnya, Selasa (16/2).

Tetangga korban bernama Nesti (60) menuturkan, saat melihat sang ibu tergantung, AD langsung memanggil tetangganya Saodah (38) untuk melihat kondisi sang ibu.

“AD pertamah kali yang menemukan ibunya gantung diri dengan seutas tali tambang di ruang keluarga rumah kakeknya tersebut,” kata dia.

Kemudian, Saodah pun langsung meminta tolong ke ke salah satu toko di tempat kejadian perkara (TKP). Tanpa menunggu lama, mereka segera melaporkan kejadian ini ke aparat kepolisian.

Sementara itu, Kapolres Banyuasin AKBP Imam Tarmudi SIK melalui Kapolsek Talang Kelapa AKP Haris Munandar, saat dikonfirmasi melalui telepon membenarkan kejadian tersebut.

“Benar ada korban EM yang ditemukan gantung diri di rumah keluarganya. Saat itu yang menemukan korban pertama kali anaknya. Karena bingung, jadi dia memanggil tetangganya Saodah untuk melihat keadaan ibunya,” ungkap dia, Selasa (16/2).

Terpisah, dokter forensik RS Bhayangkara M Hasan Palembang Indra Sakti Nasution mengatakan, jenazah tiba di forensik pada Selasa pagi sekitar pukul 08.15 WIB. Selanjutnya, dilakukan pemeriksaan terhadap jenazah itu.

“Ini murni bunuh diri, dari hasil visum luar yang dilakukan tidak ada tanda-tanda kekerasan fisik. Dari tubuh EM jelas didapati bekas luka akibat jeratan tali yang ada di bagian leher saat gantung diri,” kata dokter.

Ia juga menyebut, kalau dilihat jeratan tali tersebut diduga korban sudah meninggal lebih kurang enam jam,” ucapnya. (Umar)

Pos terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *