Usai Coba Bunuh Diri, Pelaku Pembacokan Anak Kandungnya Sendiri Berhasil Diamankan

  • Whatsapp

OKI, BERANDA INFORMASI – Iwan (60) yang merupakan pelaku penganiayaan terhadap anak kandungnya sendiri, setelah sempat melarikan diri usai kejadian berdarah itu dan menjadi buruan polisi, akhirnya berhasil diamankan, Ahad (16/5).

Pria tersebut ditemukan warga di Desa Jerambah Rengas Kecamatan Tulung Selapan Ogan Komering Ilir (OKI) sekira pukul 10.00 WIB, usai mencoba bunuh diri, menyesal telah hilaf membacok putri kandungnya sendiri.

Kapolres OKI AKBP Alamsyah Pelupessy melalui Kasubag Humas IPTU Ganda Manik didampingi Kapolsek Tulung Selapan AKP Eko Suseno saat dikonfirmasi membenarkan bahwa pihaknya telah mengamankan tersangka Iwan.

“Saat ditemukan, tersangka tergolek lemah akibat luka dideritanya, di pergelangan tangan kanan dan ulu hati. Karena mencoba bunuh diri gunakan pahat (alat penyadap karet -red),” jelas Kasubag Humas IPTU Ganda Manik.

Kemudian usai mendapat informasi dari warga yang menemukan tersangka, lanjut dia, Kapolsek Tulung Selapan AKP Eko Suseno dan Kanit Reskrim IPDA Suroto bersama keluarga tersangka, membawanya ke RSUD Kayuagung guna perawatan dan selanjutnya dibawa ke RSJ Ernaldi Bahar Palembang.

Diwartakan sebelumnya, Anggita [17] menjadi korban keganasan Iwan [60], sang ayah kandungnya sendiri. Dimana dalam insiden berdarah tersebut, Anggita menderita luka di bagian leher kiri dan juga luka pada bagian pinggang sebelah kiri akibat sabetan senjata tajam.

Tragedi memilukan ini terjadi sekira pukul 11.00 WIB di Kampung 1, Desa Penanggoan Duren atau juga sering disebut Sunggutan Jauh, Kecamatan Tulung Selapan Kabupaten Ogan Komering Ilir (OKI), Provinsi Sumatera Selatan, Sabtu (15/5).

Adanya kejadian berdarah tersebut, sontak menjadi viral di media sosial Facebook dan WatshApp. Lantaran beberapa foto korban dengan kondisi luka menganga serta video korban saat mendapat pertolongan warga begitu cepat tersebar.

Dalam sebuah video beredar luas di media sosial, memperlihatkan saat Anggita yang mengalami luka sabetan senjata tajam di bagian leher dan bagian belakang tubuhnya sedang ditolong, disertai teriakan histeris dilontarkan beberapa warga yang melihatnya.

“Ya Allah, kasian sekali kamu, nak,” teriakan warga sembari melihat luka korban sedang diobati tenaga medis Puskemas Tulung Selapan, dimana ada juga warga menyuapi korban agar minum, dengan posisi korban yang saat itu sudah dipasang infus.

Sementara itu, Kapolres OKI AKBP Alamsyah Pelupessy melalui Kapolsek Tulung Selapan AKP Eko Suseno membenarkan adanya peristiwa penganiayaan yang dilakukan tersangka Iwan terhadap korban Anggita yang tak lain merupakan putri kandungnya, di Desa Penanggoan Duren.

“Tersangka membacok korban dengan sebilah parang panjang beberapa kali, akibatkan korban luka bacok di leher kiri satu liang dan pinggang kiri satu liang. Sehingga korban terjatuh dan ditolong warga, lalu dibawa berobat ke Puskesmas Tulung Selapan, kemudian dirujuk ke rumah sakit di Palembang,” ungkap Kapolsek.

Tersangka Iwan diperkirakan ada gangguan mental, lanjut Kapolsek, sedangkan putrinya diperkirakan sering jalan pakai sepeda motor tanpa izin pelaku sebagai bapaknya. “Dan ketika kejadian, putrinya nekat akan pergi jalan pakai sepeda motor, hingga pelaku naik pitam lalu mengambil parang dan membacok putrinya ketika berada di atas sepeda motor di depan rumahnya,” jelas dia.

“Untuk tersangka Iwan, sekarang ini masih dalam pengejaran. Karena pada saat akan ditangkap usai kejadian, tersangka kabur masuk ke arah dalam hutan,” pungkas Kapolsek. [Umar]

Pos terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *