Ditangkap Warga, Keinginan Pria Ini Kuasai Uang Ratusan Juta Milik Teman Sendiri Pupus

  • Whatsapp

OKI, BERANDA INFORMASI – Setelah sepekan percobaan pencurian dengan menggunakan balsem, akhirnya 2 pelaku yang diotaki Sukri (48) dan Indang (42), warga Desa Lebung Batang Kecamatan Pampangan, berhasil dibekuk. Sementara 1 pelaku lainnya yang bernama Sudir (55) masih dalam pengejaran.

Menurut Kapolres OKI AKBP Alamsyah Pelupessy, kejadian tersebut terjadi pada 28 Mei lalu, dan saat ini baru dirilis bersama pelaku dalam kasus menonjol lainnya.

Saat itu korban Rusdi (62) warga Desa Pampangan Kecamatan Pampangan, akan menyetorkan uangnya ke bank sebanyak Rp 180 juta menggunakan sepeda motor. Jelas Kapolres lagi, lalu dipepet pelaku yang membawa mobil serta motor di Jalan Raya Pasar Pampangan pukul 07.30 WIB.

“Wajah korban diolesi pelaku dengan balsam, sehingga korban tak bisa melihat,” terang Kapolres saat press release di Mapolres OKI, Senin (7/6/2021) pagi.

Beruntung aksi pelaku diketahui warga, masih kata Kapolres, korban langsung ditolong serta warga sendiri meneriaki pelaku dan menangkap satu orang, lalu langsung dibawa ke Polsek Pampangan. Sementara pelaku lainnya berhasil kabur.

“Sebenarnya pelaku Sukri berteman dengan korban dan mengetahui rutinitas korban yang setiap pekan menyetor uang dari hasil usaha kelontongannya,” ungkap Kapolres.

Karena kejadian ini, pelaku disangkakan Pasal 365 KUHP Junto 53 KUHP, ancaman hukuman 9 tahun penjara. Lanjut Kapolres, barang yang diamankan antara lain tas milik korban, sepeda motor dan mobil profit milik pelaku.

“Mungkin saja pelaku melakukan aksinya untuk melunasi mobil barunya,” jelas Kapolres.

Kasat Reskim Polres OKI AKP Sapta Eka Yanto MSi menambahkan, untuk modus mengolesi balsem terhadap korbannya ini sudah lama terjadi di tempat lainnya. Karena ketika balsem diolesi pada bagian muka, maka korban tidak bisa melihat.

“Pelaku memang ingin mencuri, tapi tidak ingin melukai korbannya. Sementara satu pelaku lainnya sudah diketahui keberadaannya, tinggal anggota di lapangan bergerak menangkap,” tegas Kasat.

Kami akan memperbanyak patroli dengan anggota berpakaian preman. Kata Kasat lagi, namun warga juga diminta selalu waspada, jangan berjalan sendiri saat malam hari, baik mengendarai sepeda motor ataupun mobil.

“Pelaku Sukri mengaku sudah berteman lama dengan korban, dan memang tahu kegiatan korban yang menyetor uang sepekan sekali dari hasil tokonya. Pelaku sendiri belum ada rencana uang didapatkan untuk dibelikan apa saja, karena baru akan beraksi sudah tertangkap,” ujar Kasat.

Dalam giat press release tersebut, Polres OKI juga merilis penangkapan 4 pelaku pencuri besi milik PT Waskita Karya yang terjadi pada 26 Mei lalu. Barang bukti disita antara lain 18 buah besi panjang 1 meter 5 besi, 1 buah gerinda, 2 unit sepeda motor, 2 unit motor milik pelaku

Juga pembunuhan berencana dengan 2 orang pelaku di Desa Kayulabu pada 25 Mei 2021. Dimana ini terjadi karena perselisihan paham sehingga muncul niat pelaku, kakak beradik Amirudin dan Alwani.

Kemudian ada juga kasus penganiayaan yang menyebabkan korban Otong, warga Desa SP Padang yang meninggal, setelah dianiaya pelaku Tamrin tak lain sepupunya sendiri, karena masalah warisan pada 3 April yang lalu.

Terakhir kasus pencabulan dengan pelaku Andre, warga Desa Ulak Kedondong Kecamatan Cengal dengan korban berinisial LBR, warga Desa Beti Kecamatan Cengal.

Pelaku ini dikenakan Pasal 41 UU RI Nomor 35 Tahun 2014 atas perubahan UU RI tentang perlindungan anak dengan ancaman hukuman 15 tahun, ditambah sepertiga menjadi 20 tahun penjara. [Umar]

Pos terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *