Distribusikan Situs Judi Online, DJ Cantik Diringkus Polisi

  • Whatsapp

PALEMBANG, BERANDA INFORMASI – Unit Ranmor Satreskrim Polrestabes Palembang kembali berhasil bongkar praktek perjudian online.

Berawal anggota Unit Ranmor mendapatkan informasi dari masyarakat bahwa ada akun fanpages FDJ Sandra Arimby di aplikasi Facebook sering melakukan live streaming disc jockey sambil mempromosikan situs/link perjudian online.

“Mendapatkan informasi itu, anggota kita langsung melakukan penyelidikan terhadap akun fanpages Facebook FDJ tersebut,” ujar Kapolrestabes Palembang Kombes Pol Irvan Prawira Satyaputra melalui Kasat Reskrim Kompol Tri Wahyudi, Senin (8/11).

Dan didapatkan bahwa akun fanpage tersebut sering mempromosikan situs/link perjudian jenis judi togel dan kasino serta slot yang mencantumkan situs yang berisi pendaftaran, masuk ke game, info chat, cara bermain, bukti kemenangan promo dan pemberian keuntungan dengan minimal deposit yang menampilkan gambar dengan link: HeyLink.me | DJ Sandra Arimby untuk perjudian jenis togel judi togel dan kasino serta slot.

Setelah mendapat informasi, unit Ranmor Polrestabes Palembang pada Sabtu (6/11) sekitar pukul 22.00 WIB langsung mendatangi lokasi keberadaan pelaku Yuniar alias Sandra (28) yang tercatat sebagai warga Jalan KH Wahid Hasyim Lorong Sepupu Kelurahan 3-4 Ulu Kecamatab SU I Kota Palembang, sedang melakukan live streaming melalui fanpage FB DJ Sandra Arimby dengan pengikut 286 ribu orang.

“Kita amankan pelaku di TKP, saat itu pelaku pun sedang melakukan live streaming,” ungkapnya.

Untuk barang bukti yang diamankan satu unit handphone merk Iphone 12 Pro Max, satu unit handphone merk Oppo Reno 6, alat disc jockey merk Pioneer, headphone, standmicrophone, ringflash, bukti transfer melalui m-banking BNI Rp 10.000.000 untuk bulan Agustus, September, dan Oktober, situs/link perjudian link: HeyLink.me | DJ Sandra Arimby untuk perjudian jenis togel judi Togel dan buku tabungan serta ATM BNI.

Sedangkan pelaku Sandra ketika digiring di Polrestabes Palembang hanya menundukan kepalanya karena malu dan mengakui perbuatannya.

“Saya melakukan ini sejak bulan Agustus 2021 lalu, dan uang dikirim ke rekening pribadi saya di BNI 621117561,” tutupnya. [Umar]

Pos terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *