Kirim 348 Atlet, OKI Target Dulang Emas di Porprov OKU Raya

  • Whatsapp
Wakil Bupati [Wabup] OKI H.M. Dja’far Shodiq foto bersama dengan kontingen atlet di halaman kantor bupati setempat, Kamis (18/11). (Sumber Foto Kominfo OKI)

OKI, BERANDA INFORMASI – Kabupaten Ogan Komering Ilir [OKI] mengirim sebanyak 348 orang untuk berlaga di Pekan Olahraga Provinsi [Porprov] Sumatera Selatan ke-XIII di OKU Raya. Para pejuang olahraga ini dilepas Wakil Bupati [Wabup] OKI H.M. Dja’far Shodiq dari kantor bupati setempat, Kamis (18/11).

Kepala Dinas Pemuda dan Olahraga OKI melalui Kabid Keolahragaan, Harun SH menyampaikan, kontingen OKI pada Porprov XIII OKU Raya tahun ini mengikuti 31 cabang olahraga, dengan jumlah kontingen sebanyak 442 orang yang terdiri dari 348 atlet, serta 94 orang pelatih dan official.

“Tahun ini, kompetisi olahraga Porporv Sumsel diselenggarakan di tempat berbeda, antara lain Kabupaten OKU Timur bertempat di Martapura dan Belitang, serta di OKU Selatan bertempat di Muara Dua, Banding Agung dan Danau Ranau,” terang Harun.

Ketua Komite Olahraga Nasional Indonesia (KONI) Juni Alpansuri, S.Si menargetkan OKI bisa tembus top 10 Porprov ke-XIII OKU Raya.

“Kontingen OKI telah melakukan persiapan dengan matang, untuk itu kami menargetkan 20 emas dan top 10, mengigat dua kali perhelatan Porprov di tahun 2019 dan 2017 Kabupaten OKI finish di posisi 13,” terang Juni.

Sementara Wabup OKI H.M. Dja’far Shodiq mengatakan bahwa kontingen OKI harus semangat untuk merebut podium tertinggi dan memberikan yang terbaik untuk kejayaaan Bumi Bende Seguguk.

“Potensi persiapan atlet Kabupaten Ogan Komering Ilir telah matang, baik dari segi fisik dan mental. Sehingga, sangat besar harapan disematkan kepada para atlet agar mampu meraih prestasi tertinggi pada Porprov ke-XIII di OKU Raya,” kata Wabup Shodiq.

H.M. Dja’far Shodiq besama seorang bocah. (Sumber Foto Kominfo OKI)

Shodiq juga berpesan kontingen OKI harus tetap semangat dan berjuang semaksimal mungkin. Dirinya menyampaikan segala kebutuhan atlet telah disiapkan oleh tim pendamping.

“Pak Bupati telah menunjuk sejumlah OPD yang memegang sejumlah cabor untuk memperhatikan kebutuhan atlet. Bagi pendamping yang ikut turun langsung ke lapangan mengawal atlet harus merespon kebutuhan atlet, sehigga atlet pada saat bertanding bisa berkonsentrasi,” kata Shodiq. [Umar]

Pos terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *