Bupati OKI Desak Perusahaan Peduli Jalan di Sekitar HGU

  • Whatsapp

OKI, BERANDA INFORMASI – Bupati Ogan Komering Ilir (OKI) H. Iskandar SE meminta kepada  perusahaan besar swasta (PBS) perkebunan turut serta menangani perbaikan jalan di sekitar kawasan Hak Guna Usaha (HGU)-nya.

“PBS khususnya perkebunan, agar peduli terhadap jalan masyarakat yang berada di kawasan HGU-nya. Atau dilepas saja agar bisa dibangun oleh pemerintah,” ungkap Bupati Iskandar saat melantik kepala desa terpilih pada Selasa (21/12) lalu di Kayuagung.

Iskandar juga mengingatkan kepada camat dan kepala desa agar memantau serta memberi penjelasan kepada masyarakat terkait status jalan sesuai kewenangannya.

“Seperti jalan yang berada di kawasan HGU perusahaan, tentu pemerintah tidak bisa mengintervensinya. Pemerintah di tingkat kecamatan dan desa agar mampu menjalin komunikasi dengan pemegang HGU,” ujar Bupati Iskandar.

Titah orang nomor satu di Bumi Bende Seguguk ini direspon cepat oleh Camat Lempuing Jaya bersama jajaran Tripika. Berkat dorongan Camat Lempuing Jaya dan Tripika, kerusakan di jalan poros Mukti Sari sampai dengan Rantau Durian I sudah diperbaiki.

“Jalan Mukti Sari – Rantau Durian jolon poros 9 desa di Kecamatan Lempuing Jaya dan kecamatan lainnya. Juga jalan akses menuju tol Trans Sumatera,” ungkap Camat Lempuing Jaya, Hendra Anggara, S. STP dihubungi Sabtu (25/12).

Untuk itu pada rapat bersama antara pemerintah kecamatan, Tripika, desa, tokoh masyarakat dan pimpinan perusahaan PT Tania Selatan (Wilmar Group) yang digelar pada 22 Desember lalu, dalam jangka panjang meminta perusahaan melepaskan ruas jalan yang masuk dalam kawasan HGU tersebut.

“Karena jalan itu satu-satunya jalan poros untuk kepentingan publik dan urat nadi ekonomi masyarakat sekitar,” terang Hendra.

Sementara itu dalam jangka pendek, ungkap mantan Kabag Humas dan Protokol Setda OKI ini, pihak perusahaan telah melakukan perbaikan pada titik-titik terparah pada jalan poros tersebut mulai Kamis (23/12) lalu.

“Perbaikan antara lain gorong-gorong yang tersumbat, parit dan siring, serta greder pada titik parah sepanjang ruas Rantau Durian – Mukti Sari,” terang dia.

Pada perbaikan kemarin, terang Hendra, diawasi langsung unsur Tripika Kecamatan Lempuing Jaya serta masyarakat di 8 desa yang masuk dalam zona perbaikan.

Hendra menambahkan, dibutuhkan kolaborasi semua pihak untuk membangun dan merawat infrastruktur jalan. Apalagi jalan di sekitaran HGU sebagai bagian tanggung jawab perusahaan kepada masyarakat.

“Jika perusahaan peduli, tentu masyarakat juga akan mendukung setiap investasi di wilayah ini. Masyarakat juga bersama-sama mengawasi dan menjaga jalan, artinya ini menjadi kolaborasi bersama demi kelancaran dan kenyamanan bersama,” tutup Hendra. [Umar]

Pos terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *