2 Tersangka Kasus Korupsi Ini Resmi Ditahan di Lapas Kayuagung

  • Whatsapp

OKI, BERANDA INFORMASI – Setelah ditetapkan sebagai tersangka, TP dan RC yang tersandung kasus tindak pidana korupsi pengadaan bibit siap tanam tahun 2019 di Disbunnak Kabupaten OKI senilai Rp 1,8 miliar, resmi dilakukan penahanan, Jumat (10/6).

Oleh pihak Kejari OKI, kedua tersangka kasus korupsi itu dibawa ke Lapas Klas IIB Kayuagung agar selanjutnya dilakukan penahanan. Hal ini karena kasus yang menjerat kedua orang itu sudah masuk tahap kedua.

“Kami hari ini lakukan proses tahap kedua, yaitu penyerahan tersangka, berkas perkara, dan barang bukti ke penuntut umum. Dimana penyidikan perkara korupsi dalam kegiatan pengadaan bibit siap tanam di Disbunnak OKI,” jelas Kajari OKI Abdi Reza Pachlewi Junus SH MH.

Dalam press releasenya, Kajari OKI juga menjelaskan, kegiatan pengadaan itu bersumber dari anggaran dana APBN 2019 sebesar Rp 1,8 miliar. Penyidikan dilakukan Pidsus Kejari OKI atas dasar surat perintah penyidikan, dimana telah ditetapkan 2 orang tersangka.

“Kedua tersangka berinisial TP selaku PPK pengadaan bibit siap tanam tahun 2019 di Disbunnak OKI. Dan RC selaku Direktur CV Candra Kusuma atau pelaksana,” jelas Kajari didampingi Kasi Intel Belmento SH dan Kasi Pidsus, M. Fajar SH MH.

Dimana dari hasil penyidikan kita, kata dia lagi, berkas perkaranya sudah P21 tanggal 8 Juni tahun 2022, sehingga hari ini dilakukan tahap kedua. Selama 20 hari kedepan, berkas perkara tersebut sudah dilimpahkan ke PN Tipikor Palembang untuk segera disidangkan.

Sementara itu, kuasa hukum RC, advocat Riza Faisal Ismed SH mengatakan, pihaknya akan melakukan langkah-langkah guna pembelaan terhadap kliennya.

“Kita sudah koordinasi dengan jaksa dan segera disidangkan, kita tentu akan melakukan pembelaan,” katanya.

Menurut dia, selama proses pemeriksaan kliennya berlaku kooperatif, selain itu kerugian negara sebesar Rp 317 juta sudah dikembalikan dan belum pernah dihukum.

“Saat ini klien kami dititipkan di Lapas Kayuagung, nanti mungkin akan dipindahkan ke Palembang, karena sidang akan dilaksanakan di Palembang,” tukas dia. (Umar)

Pos terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *