6 Hari Hilang, Romli Akhirnya Ditemukan Tak Bernyawa Terkubur dalam Lumpur

  • Whatsapp

OKI, BERANDA INFORMASI – Setelah sempat hilang selama 6 hari, usai pamit dengan keluarganya pergi menggunakan perahu ke Jalur 6 antara Desa Karangsia dan Desa Sungai Menang untuk memeriksa kayu pada Jumat (28/10/2022) lalu sekira pukul 06.00 WIB. Romli (44) akhirnya diketahui keberadaannya namun sudah tak bernyawa lagi.

Jenazah Romli yang tercatat sebagai warga Dusun 1 Desa Karangsia Kecamatan Sungai Menang Kabupaten Ogan Komering Ilir (OKI) Sumsel ini ditemukan terkubur dalam kubangan lumpur di persawahan.

Terkait hal itu, Camat Sungai Menang Syawal Harahap saat dikonfirmasi, Kamis (3/11/2022), membenarkan adanya peristiwa yang menimpa salah satu warganya tersebut. Namun, menurut dia, korban saat ini sudah dikebumikan keluarganya.

“6 hari lalu, Jumat (28/10/2022), Romli ini pamit dengan keluarganya pergi ke Jalur 6 untuk memeriksa kayu menggunakan perahu. Namun sampai malam hari, tak kunjung pulang. Lalu dicari oleh keluarganya,” ujar Syawal.

Keluarganya menyusul korban ke Jalur 6 antara Desa Karangsia dan Desa Sungai Menang. Tapi, setiba di lokasi hanya ditemukan perahu dan sandal korban. Keesokan harinya, anak kandung korban melapor ke Polsek Sungai Menang.

“Atas laporan itu, pihak Polsek bersama pemerintah kecamatan dan Koramil serta masyarakat turut membantu melakukan pencarian di sekitar lokasi perahu yang digunakan Romli, namun tak ditemukan. Keberadaan Romli baru diketahui pada Rabu (2/11/2022) kemarin,” tandas Syawal.

Tambah Syawal, jenazah Romli ditemukan terkubur dalam kubangan lumpur bekas lubang galian alat berat di area persawahan. Lokasi lumayan jauh dari rumahnya, berjarak dua desa dan memang merupakan jalur tempat pengambilan kayu.

Terpisah, Kapolres OKI AKBP Dili Yanto melalui Kasi Humas AKP Agus mengatakan, kemarin sekira pukul 14.00 WIB, Kapolsek Sungai Menang IPTU Nasron Junaidi bersama anggota dan masyarakat melakukan pencarian Romli yang telah hilang selama 6 hari tersebut.

“Sewaktu salah satu warga Karangsia ingin buang air kecil di belakang alat berat, mencium bau busuk di dalam bekas galian alat berat, sehingga timbul kecurigaan. Lalu dilakukan penggalian oleh para warga,” ungkap Agus.

Warga kemudian menggali bekas lobang yang terlihat di timbun menggunakan cangkul itu. Setelah cukup dalam, lanjut Agus, ternyata benar bau busuk tersebut keluar dari tubuh Romli, sehingga diangkat ke darat dan diangkut ke Sungai Menang menggunakan speedboat.

“Dibawa ke Sungai Menang, lalu selanjutnya dilakukan visum mayat di RSUD Kayuagung OKI. Dari analisa awal, akibat pembunuhan. Dan kasus ini masih diselidiki Reskrim Polres OKI untuk mengungkap kasus dibalik ditemukannya mayat tersebut,” pungkas Agus. (Umar)

Pos terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *