PT Sampoerna Agro Perbaiki Jalan, Camat Sungai Menang Ucapkan Terima Kasih

  • Whatsapp

OKI, BERANDA INFORMASI – Memasuki musim penghujan, jalan penghubung dari Desa Sungai Ceper menuju Kecamatan Sungai Menang Kabupaten OKI rusak parah hingga menyebabkan banyak kendaraan roda dua dan empat tidak dapat melintas.

“Selama musim hujan, jalan menuju desa kami rusak parah, sehingga sulit dilalui kendaraan roda dua dan empat. Alhamdulillah, dari Sampoerna Agro membantu perbaikan jalan tersebut, sehingga jalur transportasi berjalan dengan baik dan lancar,” kata salah satu warga yang tidak mau disebutkan namanya, Ahad (27/11/2022).

Melihat kondisi jalan dari Sungai Ceper menuju Kecamatan Sungai Menang rusak parah, PT. Sampoerna Agro Tbk melalui program CSR menurunkan alat berat berupa grader 2 unit kompek 2 unit, becholoader 1 unit dan dump truk 2 unit untuk memperbaiki jalan dari Desa Sungai Ceper sampai ke Desa SP 1 Talang Jaya, dengan titik kerusakan di Dusun Sukarame, SP 4 Harapan Jaya, Jerambah Hantu, Kuningan dan Dusun Bebah.

Atas kepedulian Sampoerna Agro dalam perbaikan jalan tersebut, Camat Sungai Menang Syawal Harahap S.Sos mengucapkan terima kasih atas program CSR dari PT. Sampoerna Agro yang telah memperbaiki jalan dari Desa Sungai Ceper sampai ke Desa SP 1 Talang Jaya, sehingga jalan bisa dilalui tanpa adanya kubangan lumpur dan tidak licin hingga perjalanan tidak terhambat lagi.

Camat Sungai Menang berharap, semoga dengan program perbaikan jalan ini jalur transportasi berjalan lancar, sehingga kegiatan ekonomi masyarakat dapat berjalan dengan baik.

“Kita sangat mengapresiasi program CSR Sampoerna Agro. Selain melakukan perbaikan jalan, perusahaan juga mengembangkan program-program lainnya yang dapat membantu kemajuan desa di sekitar kebun perusahaan, seperti pengembangan Pesantren Hidayatul Quran di Desa Sungai Ceper,” jelas dia.

Secara terpisah, General Manager Area 4 Sampoerna Agro, Alexander Oktarena Purba menyampaikan, hal ini merupakan bentuk kepedulian perusahaan untuk hadir dan membantu masyarakat di sekitar kebun sesuai dengan kapasitas, keterbatasan dan kemampuan. “Sehingga warga merasakan dampak kehadiran kami dan juga terjalin hubungan yang baik antara masyarakat dengan perusahaan,” pungkas dia. (Umar)

Pos terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *